Kasih Karunia demi Kasih karunia

” Didalam kitab Yohanes 1;16 mengajar kita

tentang bagaimana pergerakan kasih karunia demi kasih karunia. Ketika saya membaca ayat

ini ada suatu pertanyaan yang mendalam tentang “Kasih Karunia demi kasih Karunia” dan

seperti ketika kita melihat dari bahasa asli pengertian kata ”demi” yang berarti “Anti” tidak

mungkin kasih karunia anti kasih karunia. Anti disni pengertian yang benar adalah sebuah

pengerakan dari yang lama ke hal yang baru. Dan Alkitab mencatat dalam kitab Ratapan

bahawa Kasih karuniaNya selalu baru setiap hari, sama didalam kita mengikut Kristus, ketika kita

menerima Kasih karunia maka kita tidak perlu lagi kuatir akan hal hal yang terjadi dalam

kehidupan kita. Sebab segala sesuatu yang baru diberikan Tuhan dalam kehidupan kita. Hukum

Turat adalah pola yang selalu menuntut kebenaran dalam mnusia. Didalam Yohanes 8 berbicara

tentang seorang perempuan yang kedapatan berjinah oleh orang farisi dan pada waktu itu Yesus

sedang mengajar di bait Allah kemudian orang farisi itu membawa perempuan itu dihadapanNya

dan berkata “Menurut Hukum Musa (Taurat/Farisisme) bahwa seorang perempuan ketika

kedapatan berjinah maka berhak dia dilempari batu. Pernyataan ini sungguh orang farisi ingin

tahu apa respon Yesus akan kasus ini. Ada 2 hal yang kita bisa tangkap : kalau Yesus mengatakan

“jangan lempari perempuan itu “ maka Yesus adalah orang yang pertama kali yang menyelewengkan

hukum musa. Dan ketika Yesus mengatakan lempari perempuan itu maka Yesus akan tercemar sebab

Dia adalah pengajar kasih Karunia. Tetapi Yesus ambil tidakan baru dalam pola kasih karunia ,

Dia menunjukkan dan meulis sesuatu diatas tanah (Lantai = Batu Kobalt) seperti ada cahaya kasih

karunia keluar kepada orang farisi tesebut dan membuat orang farisi tersebut tidak mampu untuk

melempari wanita berzinah ini. Inilah kekuatan kasih Karunia mengubah dari hal yang dianggap

bersalah akan tetapi pembenaran Allah selalu melakukan yang tepat yang bagi orang yang mau

menerima Kasih Karunia Tersebut.