Pengajaran kitab FILIPI PASAL 1

I. KRISTUS ADALAH HIDUP KITA
Salam 1:1-2
Pada waktu permulaan surat surat , biasanya dicantumkan nama penulis surat, disertai salam kepada orang yang menerimanya. Paulus juga mencatumkan nama Timotius bersama dengan namanya sendiri sebagai penulis surat. Nama Timotius ditulis bukan karena dia ikut menulis melainkan karena sebagai suatu tanda kehormatan kepadanya. Paulus dalam hal ini juga tidak suka memakai gelar resmi yaitu Rasul Tuhan tetapi dia menulis itu untuk para sahabat yang dikasihinya. Paulus dan Timotius menyebut dirinya Hamba Hamba Kristus.
Mereka menjadi orang Kudus dalam Yesus Kristus sebab persatuan dengan Kristus menjadi jalan penyerahan kepada Tuhan dan kekudusan. Paulus dalam surat ini tidak menyebut dirinya Rasul, demikian juga kepada orang orang filipi tidak menyebutnya Jemaat tetapi orang orang kudus yaitu orang yang menjadi milik Kristus dan memiliki hidupNya.
Ucapan Syukur dan Kepercayaan 1:3-6
Salam Rasul Paulus diikuti oleh pengucapan syukur yang luar biasa dan hendak menyatakan kasihnya yang besar kepada orang saleh di filipi. Sukacita Rasul Paulus yang tak dapat dihapus walau dalam penderitaan besar dan Dasar pengucapan syukur Paulus adalah “persekutuanmu dalam berita injil mulai dari hari pertama sampai sekarang ini”. Orang filipi dan Paulus merasakan persekutuan artinya merasakan bersama bekerja dalam penderitaan Injil . orang filipi memiliki persekutuan dengan Kristus dan mengambil dalam bagian penderitaanNya.
Ayat 6 mengandung Janji yang indah “ Ia yang memulai pekerjaan yang baik diantara kamu” yang berarti karunia Allah yang menebus kita. Paulus menaytakan bahwa Allah akan mengambil langkah pertama dalam keselamatan kita, dan ini menyatakan keyakinan Paulus bahwa orang orang filipi itu akan dipelihara oleh Allah didalam penderitaan mereka.
Kasih Paulus kepada Orang Filipi 1:7-8
Kepercayaan ini diteruskan oleh karna Paulus mengasihi orang Filipi. Paulus berkata “Memang sudahlah sepatutnya aku berpikir demikian akan kamu semua”. Kata berpikir terdapat bebrapa kali dalam surat ini. Berpikir berarti berusaha menanggung segala seuatu dengan tulus hati, berarti pergerakan hati sama sama dengan pergerakan pikiran. Paulus merindukan sahabat sahabatnya di Filipi dengan kasih mesra Kristus Yesus, Tanda penyerahan yang sempurna ialah kita hidup dan mengasihi didalam Tuhan. Paulus berkata kepada orang Filipi “ kamu semua turut mendapat bagian dalam kasih karunia Allah yang diberikan kepadaku, baik pada waktu dipenjarakan maupun pada waktu membela dan meneguhkan pemberitaan Injil” ada satu kerja sama yang luas . Rasul Paulus dan filipi bersama sama menderita dan berjuang, tetapi keduanya didalam kasih karunia Tuhan. Dalam surat ini Paulus sering mengulang kata “semua” dan “sekalian” setidak sebuah nasehat yang untuk mempersatukan. Paulus berkata ayat 8 “Aku panggil Allah menjadi saksiku bahwa aku tidak melebih lebihkan kalau aku berkata bahwa kamu ada didalam hatiku. Ini adalah menyatakan persatuan anatara Paulus, Tuhan dan orang orang filipi. Seolah olah Kritus menyatakan KasihNya dengan perantraan pribadi Rasul Paulus, yaitu HambaNya dan Paulus Rindu bertemu lagi dengan orang orang Filipi.
Doa Rasul Paulus 1:9-11a
Kerinduan Paulus untuk orang orang filipi adalah juga tujuan injil untuk kita sekalian. Permintaan doa ini berisi suatu ringkasan perkembangan kehidupan Kristen. Didalamnya terlihat : (1) Bertambah tambah tajam angan angan hati yang berdasar atas hal bertambah tambah dalam kasih (2) kesucian dan kelengkapan budi pekerti mengalir dari pada angan angan hati yang tajam (3) Nama yang besar yang didalamnya didapati kelengkapan itu . kerinduan Paulus pada waktu itu tidak bertemu lagi dengan jemaat di filipi.
Kerinduan Paulus dan Sukacita 1:12-30
Walaupun Paulus dibelenggu , kemajuan Firman Tuhan tidak terhalang. Sebaliknya pemenjaraanya memajukan injil. Segala asas Rasul Paulus dan nasihat nasihatnya dialaminya dalam kehidupan sendiri sehingga perkataannya tidak berbeda dengan kelakuannya . Paulus mempunyai suatu kegairahan yang besar, yaitu supaya Tuhan Yesus diberitakan kepada segala bangsa untuk tujuan dan maksud yang mulia.
a. Paulus dipenjara memajukan Injil di Kota Roma
b. Walaupun dengan berbagai maksud
c. Hidup atau mati, Paulus bebas dari kekuatiran
d. Nasihat agar sehati sejiwa dan berdiri teguh dalam kesukaran

– Jean Jhenesly –