Pengaruh Hukum Taurat dan Kasih Karunia

Hukum Taurat VS Kasih Karunia” Didalam Yohanes 1 ; 17 Firman Allah memberikan

Pengertian secara pilihan kepada kita. Taurat berasal dari Kata bahasa Ibrani “Torah” yang berarti hukum atau pengajaran. Ketika kita hidup dibawah hukum taurat Allah menuntut kebenaran dari manusia yang berdosa dan bangkrut , tetapi kasih karunia dimana Allah menyediakan pembenaran sebagai pemberian. ketika bangsa Israel berjalan dari mesir ke gunung Sinai dibawah pimpina Musa, bangsa Israel sungguh sangat diperhatikan, dicukupkan dan disertai dengan penyertaan Roh Allah (Roh Kasih karunia) walaupun bangsa Israel hidup didalam sungut sungut  dan pemberontakan pemberontakan yang begitu banyak.dengan contoh: Allah memberlah laut merah ketika mereka dalam kepungan, Allah mengubah air pahit menajadi air manis dan Allah menurunkan MANNA serta daging puyuh dan alkitab mencatat tidak seorang pun meninggal.   Sebelum dipasal 19 kitab keluaran Bangsa Israel mengeluarkan sebuah keyakinan dengan pernyataan “Semua perintah Tuhan dapat kami lakukan dngan baik dan benar “ sehingga dipasal 19 Allah memanggil Musa untuk bertemu di gunung Sinai dan Alkitab mencatat Allah mengadakan jarak antara Musa dan Allah. Ketika Hukum taurat diberikan Allah kepada Musa pada Pentakosta I : hari ke 50 sesudah Paskah bangsa Israel  dimana pada perayaan paskah bangsa Israel membuat tanda Darah dipintu mereka .  pada hari ke 50 setelah paskah perjanjan lama dan ketika Musa membawa hukum taurat alkitab mencatat ketika bangsa Israel hidup didalam sungut sungut dan mengeluh justru yang terjadi bukan penyertaan Allah tetapi terjadi peperangan dan pembunuhan yang mengakibatkan 3000 orang meninggal. Tetapi pada zaman kasih karunia sebaliknya terjadi ketika Pentakosta II para rasul rasul menerima Roh Kudus (Roh Kasih Karunia) dan terjadi pertobatan Jiwa sebanyak 3000 jiwa dan terbetuklah kehidupan jemaat mula mula.

 

Bethani

Author Bethani

More posts by Bethani

Join the discussion 2 Comments

Leave a Reply